About Me

sangpena author
Aslinya tidak seganteng ini 🙁 hahaha

Penulis dan pembuat blog ini adalah seorang pemuda ganteng berkemajuan. Dilahirkan oleh ibunya sendiri, otodidak dengan sedikit bantuan “dukun bayi” pada tengah malam sekitar 26 tahun silam, wajar jika kulitnya sawo matang karena memang cuaca saat itu kemarau panjang.

Masa kecil penulis habis di seputar sawah dan sepanjang aliran sungai Bengawan Solo di musim kemarau. Pernah hampir tenggelam di sungai terpanjang di Jawa Tengah tersebut, beruntung ada yang menyelamatkan. Meskipun phobia air, toh akhirnya dia sekarang jago renang, gaya favoritnya: gaya batu! 😀

Mengaku berkebangsaan Belanda di bebeberapa kesempatan, meskipun aslinya bukan. Warga negara Blora ini termasuk salah satu putra terbaik daerah tingkat RT setempat. Sering diundang ceramah di beberapa kampus waktu kuliah, materi yang disampaikan: Pidato Kenegaraan tekno dan sastra.

Jebolan “cum laude” Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang ini semasa kuliah juga pernah aktif dan menjadi sie huru-hara di berbagai organisasi, seperti: Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan, BEM Universitas, Pencak Silat, dan lain-lain.

Awal 2015 sampai pertengahan 2016 silam pernah mencari nafkah di Head Quarter salah satu perusahaan smartphone Android terkemuka di Indonesia. Tapi sudah resign, catatan resignnya bisa dibaca di sini. Meskipun dengan background disiplin ilmu Akuntansi murni, aktivitas saat ini lebih banyak di industri kreatif berbasis internet.

Saat ini bersama istri tinggal di Kota Semarang, dan melanjutkan studi pasca sarjana di Universitas Diponegoro. Di sela-sela waktu sibuk dan luangnya, penulis juga bisa ditemukan di linimasa twitter, membuat ilustrasi grafis dan tentunya muncul di sangpena.com. Sedang  mengerjakan beberapa start up dengan kolaborasi bersama rekan-rekannya dari berbagai disiplin ilmu.

Hendak diskusi, berbincang atau mengundang? Langsung kontak saja, atau bisa lewat socmed yang tercantum di sini. Terima kasih 🙂

 

Diupdate di Semarang, penuh syukur dalam tiap detiknya.

Tanya Jawab Microstock