Manusia Robot

Manusia Robot

644
0

sangpena.com | Hidup ini menjadi indah karena ada berbagai model, tipe dan jenis manusia. Salah satunya adalah tipe manusia robot. Apa maknanya? Dia hanya bekerja sesuai dengan job description dan perintah semata, rutin bahkan boleh jadi rajin, tetapi kurang inisiatif dan miskin kreativitas. Saya tidak mau termasuk yang tipe ini. Sebab tipe ini sulit berkembang dan selamanya menjadi follower, sulit menjadi leader yang visioner.

Manusia tipe seperti ini terkadang sangat menjengkelkan. Ia kurang peka dan sensitif dengan berbagai hal. Selama tidak ada perintah atau instruksi, ia tidak berani eksekusi. Apabila Anda punya karyawan dengan tipe ini, bersiap-siaplah “kursus” kesabaran.

Bagaimana agar kita tidak menjadi manusia robot? Pertama, berikan “nilai” kepada pekerjaan Anda. Sekecil apapun pekerjaan Anda pasti memberikan dampak kepada semesta. Cari tahulah apa dampak positif dan manfaat pekerjaan Anda bagi dunia. Temukan “nilai” itu dan tanamkan ke dalam pikiran, hati dan jiwa Anda. Bekerja bukan hanya sekadar aktivitas fisik. Ia juga melibatkan rasa, jiwa dan energi.

Kedua, ambil pekerjaan baru yang menantang. Rutinitas tanpa kreativitas membuat pikiran dan nyali Anda stagnan. Cobalah hal yang baru. Untuk melatihnya, mulailah dengan sesuatu yang sederhana. Setiap tiga bulan selalu cobalah hal yang baru. Ibarat lomba lari, kehidupan yang kita jalani sehari-hari ini adalah marathon, sekali-kali kita perlu berlari cepat (sprint). Dengan cara apa? Melakukan sesuatu yang baru.

Bergurulah sesuatu yang baru dengan orang yang ahli. Setelah selesai belajar, cobalah sebarkan ilmu itu kepada orang-orang di sekitar Anda dengan cuma-cuma. Terus asah kemampuan baru itu, jadikan ilmu dan kemampuan baru itu melekat kepada Anda.

Keempat, jangan terlalu banyak bertanya atau selalu meminta izin. Untuk melakukan sesuatu Anda perlu mengurangi banyak bertanya dan selalu meminta izin. Lakukanlah, bila ternyata salah segera perbaiki. Salah satu pelajaran yang terbaik adalah Anda melakukan sesuatu dengan keliru dan mengambil pelajaran dari kekeliruan itu.

Jadilah manusia sebenar-benarnya manusia. Jangan menjadi seperti robot yang tidak punya ide, jiwa, dan rasa. Bekerjalah dengan melibatkan indera yang Anda punya. Walau dunia memang menjadi indah karena ada tipe manusia robot tetapi saya berharap bukan Anda orangnya.

 

*Tulisan dari blog kakek Jamil Azzaini

SHARE
Previous articleWanita Tetaplah Wanita
Next articleMenikah dan Berpuasa
Penikmat sastra dan sains. Suka design grafis dan main biola. Menulis di sangpena.com adalah kesibukannya selain sehari-hari bisa ditemukan wara-wiri di seputar Kota Semarang. Ada pertanyaan? Hubungi di halaman kontak ya :)

LEAVE A REPLY