“Melepas”

“Melepas”

877
0
melepas

sangpena.com – Bismillahirrohmanirrohim 🙂 – Dalam diskusi singkat di kepala saya malam ini, saya berhasil membuat sebuah kesimpulan cukup penting – bolehlah disebut resolusi – atau revolusi.

Ternyata, kebahagiaan itu bukan semata-mata tentang memiliki. Bahkan melepas sesuatu yang terkekang – tertahan, bisa jadi sebuah kebahagiaan yang tak ternilai harganya.

Tentu tidak sembarang melepas, melepas sesuatu yang terpendam, berupa hobi – keinginan – apapun yang sebenarnya sudah tertanam, built in, hanya terkadang kita lupa untuk memberikannya kesempatan berkembang.

Tahun 2012-2013, barangkali adalah salah satu tahun emas saya di dunia menulis. Artikel di media cetak dan elektronik seperti berkejaran untuk saya “lahirkan”, sekalipun dengan kemampuan pas-pasan dan disiplin ilmu yang (lagi-lagi) seringnya jauh dengan topik yang saya angkat: politik-sosial-budaya.

Maka, sekali lagi saya ingin dilahirkan kembali, dengan segala kekurangan: saya ingin dan akan menulis lagi, apapun! Jelek? Tak jadi soal. Sebenarnya esensi menulis adalah belajar. Kalau di awal sudah takut jelek, selamanya tidak akan ada tulisan yang terlahir.

Seberapa lama kita hidup, saya akan terus terang menjawab tidak tahu. Seberapa besar kita bermanfaat? Nah, pertanyaan ini bisa kita upayakan. Menulis adalah salah satu cara kita berbagi manfaat, sekecil apapun. Sejelek apapun tulisan, dia selalu beberapa langkah lebih baik dibandingkan dengan ingatan yang sangat tajam tapi TIDAK PERNAH dituliskan!

Semoga dengan “melepas” keinginan menulis saya mulai malam ini, akan menjadikan diri lebih produktif dan semangat belajar di masa mendatang.

Sebuah tulisan sederhana – dalam penuh harap akan disimak anak cucu kelak 🙂

Mari lepaskan, segala keinginan yang benar dalam penuh kebermanfaatan!

 

Jakarta, 22 Juli 2015

LEAVE A REPLY