Memiliki Kehilangan

sangpena.com – Dari sebuah lagu karya Letto

Tanganku melepasnya walau sudah tak ada

 Langit melepas senja ke pelukan malam. Dalam gelapnya ia menyalakan lilin harapan. Kan kau jumpa esok hari dengan matahari yang sama. Langit yang sama: penuh cinta.

Hatimu tetap merasa masih memilikinya

Berapa harga yang akan kau bayar tentang memiliki? Hatimu tak pernah cukup kuat untuk mempertahankan – atau hatinya yang terlalu rapuh untuk mempertahakan kesetiaan?

Rasa kehilangan hanya akan ada

Sakit. Sebuah rasa palsu pada hakikatnya. Karena sudah ku bilang berbilang-bilang, kau tidak akan pernah memiliki kesetiaan.

Jika kau pernah merasa memilikinya

Waktu telah membohongi kalian. Silau dan penuh kepalsuan – harapan angan panjang. Hingga tanah tertimbun – menamatkan usia kalian di dunia.

Pernahkah kau mengira kalau dia kan sirna

Cinta yang kau agungkan – rindu yang kau tinggikan. Mereka tidak pernah abadi di dunia ini. Pada akhirnya semua akan saling melepas untuk pulang.

Walau kau tak percaya dengan sepenuh jiwa

Langit tidak pernah berpindah, hanya terkadang sudut pandang kita yang terlalu lemah. Melihat tanpa memandang, mendengar tanpa merasakan.

Dalam pelukan hangat rembulan malam, langit berbisik seraya membisikan doa: semua akan baik-baik saja, dan kamu cukup percaya, cukup percaya kepadaNya.

Jakarta, 26 Juli 2015

sangpena

Penikmat sastra dan sains. Suka design grafis dan main biola. Menulis di sangpena.com adalah kesibukannya selain sehari-hari bisa ditemukan wara-wiri di seputar Kota Semarang. Ada pertanyaan? Hubungi di halaman kontak ya :)

2 Responses

  1. Riska D.L says:

    Sang pena,
    Hanya pena.. Tapi mampu melumpuhkan,
    Aku juga ingin memiliki pena ku sendiri..
    Mengikuti langkah sang pena,
    Menancapkan kebaikan dan menyebarkan kebenaran.

    Terimakasih untuk inspirasinya,
    Tetap rendah hati ya sang pena.

    Pembaca,
    28 Jan 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *