Category Archives: Sastra

Bila Saatnya Nanti

bila-tiba-saatnya

sangpena.com – Bila saatnya nanti, kau dan aku akan kehilangan pengertian. Aku akan menangis tanpa air mata, sebab basahnya merembas ke dalam sukma. Mengairi seluruh telaga darah yang selama ini, merahnya indah dinyanyikan tembang pujian.

Tak ada kabut dalam jiwa, kau pun mudah mengerti segala apa yang kumaksud. Meski akhirnya, segala yang kusebut tidaklah menjadi yang dimaksud.

Saat itu, aku akan tetap berpikir, mungkin ada sedikit kabut dalam sukma, hingga kau mengira semua baikbaik saja. Dan ketika itu, kepadamu, aku tak pernah ingin hidangkan sungai di wajahku. Selamanya, wajahku adalah firdaus penghilang haus bagi jiwamu. read more

Perjalanan Ini

Perjalanan Rasa

sangpena.com – Perjalanan Ini. Perjalanan ini, masih seperti yang kita bayangkan. Tak ada pertengkaran yang kita takutkan. Hanya perasaan terpendam menahan rindu yang entah apa musti diwujudkan. Kebahagiaan kita, masih sekadar hening lampu temaram, diam menerangi kesepian. Kecuali matahari yang dulu kita tertawakan, perjalanan ini masih menyepi pada gelap. Langkah begitu ngilu, menghidupi sepi yang gelap dan enggan terlelap. read more

Copyright © 2018. Powered by WordPress & Romangie Theme.