Pelajari Bagaimana Cara Mendapatkan 1000$ Pertama Tanpa Jualan Stock! Di Sini

SANGPENA.COM – Halo teman-teman, ini postingan pertama saya di tahun 2019. Seperti tahun-tahun sebelumnya yang banyak kita berikan doa dan harapan, semoga tahun ini juga lebih baik untuk teman-teman semua: karir, kesehatan, jodoh, pendidikan dan terkhusus yang punya niat full time mencari nafkah lewat jalur freelance. Aamiin!

Sebenarnya sebelum postingan ini, saya sempat membuat postingan serupa soal contoh File EPS Shutterstock, tapi kayaknya postingan ini akan lebih menarik. Kenapa? Ini penyempurnaan 😀

Di postingan sebelumnya saya hanya memberikan contoh file EPS, nah di sini akan coba saya bedah lebih dalam langkah-langkahnya, terutama untuk multiple artboard.

 

Berapa Ukuran Artboard Ideal Untuk Shutterstock? Baca di sini!

Kenapa Multiple Artboard?

Begini, jika dalam sekali proses produksi kita membuat design yang mirip konsepnya, akan lebih efekitf jika dilakukan dalam satu file dengan banyak artboard. Multiple artboard ini saya pikir keunggulan Illustrator yang bisa jadi tidak ada di aplikasi lain semacam Corel. CMIIW.

Langkah-Langkah Membuat File Baru dengan Multiple Artboard:

1.Silakan buka Adobe Illustrator
(di sini saya menggunakan AI CC 2019).

artboard shutterstock

Buatlah file baru dengan ketentuan seperti gambar di samping:

Ukuran file dibuat 950 x 950 Pixels dengan jumlah Artboard 5 buah atau berapa aja, terserah sesuai kebutuhan masing-masing ya.

Kalau logo-logo sederhana kok kayaknya bisa banyak, 5 – 10 per satu file konsep design.


2. Selesaikan design yang hendak kita buat di masing-masing Artboard.

Multiple Artboard untuk Microstock, Shutterstock, Fotolia, Freepik.
Ini contoh aja ya, jangan upload begini juga ke Shutterstock :v

3. Simpan dengan langkah-langkah: File > Save As: sampai muncul seperti gambar di bawah (harusnya Ai versi sebelum ini juga tidak beda jauh tampilannya).


Mari mulai dibiasakan memberi nama file dengan lebih baik, gunanya untuk memudahkan kita di kemudian hari misal mencari file tersebut. Bisa dengan nama sesuai design atau bisa juga dikasih tambahan tanggal di nama file, misal: logoangka_07012019. Dalam contoh di atas saya kasih nama design aja. Namanya juga contoh 😀

Save as type: pilih Illustrator EPS (*.EPS). Kemudian, ini bagian paling pentingnya, jangan lupa check pada bagian Use Artboard karena kita hendak menyimpan file langsung banyak.

Range Angka 1-5 pada gambar di atas bisa kita sesuaikan, misal mau coba simpan Artboard nomer tiga aja, bisa diganti tiga, dan lain sebagainya. Klik Save! Nanti akan muncul pop up dialog seperti gambar di bawah ini:

Artboard Shutterstock

Saya biasa membuat format EPS seperti di atas: EPS 10, Preview Format dipilih None. Kemudian semua pilihan Options di bawah diuncheck. Klik OK. Nanti file-file yang kita buat otomatis akan terkumpul dalam file EPS terpisah sesuai dengan designnya. Seperti gambar di bawah:

Sudah selesai? Belum. Sekarang waktunya export gambar agar sesuai dengan file di atas. Langkah-langkahnya: File > Export As > sampai muncul pop up seperti ini:

Penting dicatat, file name harus sama persis seperti EPS sebelumnya ya.

Klik export sampai muncul pop up dialog JPEG Options seperti di bawah ini:

Untuk Color Model (karena ini untuk preview, dibuat RGB. Bagian paling pentingnya adalah, RESOLUTION: Pilih Other kemudian ketik manual 350ppi. Lalu Klik OK.

Resolution ini SENGAJA dibuat besar karena untuk memenuhi persyaratan file untuk situs Microstock lain, semacam Fotolia (sekarang Adobe Stock) yang minimal file JPGnya sebesar 3.000×5000 Pixels = 15MP (15Million Pixels).

Catatatan untuk teman-teman, MP sama MB (MegaByte) ini beda tipis di tulisan tapi beda jauh artinya ya. MP itu luas panjang kali lebar per Artboard (output file JPGnya), sedangkan MB itu besar files maksimal yang diperbolehkan. Masing-masing situs bisa beda ketentuannya.

Sekarang kita punya file EPS dan JPG yang masing-masing namanya sudah sama dan tinggal dikasih keyword lalu upload, atau upload kemudian dikasih keyword 😀 terserah pilih mana.

Sebagai penutup, dengan ukuran Artboard di Ai sebesar 950*950 pixel dan Export JPG dengan 350 ppi, hasil output file di atas sudah tembus di atas jauh di atas 16MP (4619×4619=21MP), sehingga memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan banyak situs Microstock: Shutterstock, Freepik, Adobe Stock, dll. Jadi kita tidak perlu kerja dua kali 🙂 InsyaAllah.

Master file Ai di atas dan File Excel untuk perhitungan PPI sudah terlampir di bawah dan bisa didownload, buat koleksi aja 😀 Gratis!

Semoga dapat dimengerti, bagi yang masih bingung bisa tinggalkan jejak di kolom komentar atau via halaman contact, saya usahakan merespon semuanya, sebaik-baiknya.

Psst, yang udah merasa pro, boleh dibantu nge-share ya! 😀

Hatur nuhun!

Majalengka, 7 January 2019.

Illustrasi Gambar: Pixabay