Cara Manajemen Waktu Yang Menyenangkan!

Cara Manajemen Waktu Yang Menyenangkan!

“Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.” (Al ‘Ashr: 1-3)

1048
1
Cara Manajemen Waktu Yang Menyenangkan!

Cara Manajemen Waktu Yang Menyenangkan!

sangpena.com – Beberapa hari terakhir ini ada banyak pertanyaan yang hampir mirip, “Mas, bagaimana manajemen waktunya?”, “Kok bisa mengelola banyak kesibukan dalam waktu yang hampir bersamaan?”, “gak pusing mengelola banyak hal yang berbeda?” dan lain-lain.

Munculnya banyak pertanyaan di atas bukan tanpa alasan, setelah saya “buka dapur” sok kesibukan di luar kantor yang banyak, banyak yang akhirnya bertanya, apa resepnya manajemen waktu? Padahal aslinya saya gk menganggapnya kesibukan, tetap serasa pengangguran yang sok sibuk, hahaha 😀

Jadi begini, salah satu hal yang akan menunjukkan kapasitas kita ketika menyongsong masa depan, adalah bagaimana kita mengelola waktu kita hari ini. Siapa yang mengetahui dan mampu mengelola waktu, dia juga akan mampu mengelola hidup. Orang yang mampu mengelola hidup, dia akan mampu memandang masa depan lebih jauh dibandingkan kebanyakan orang pada umumnya.

Ah, itu teori kabeh mas! Yang konkret coba!

Simpel, apakah Anda sering kehabisan waktu melakukan rencana yang sudah dijadwalkan jauh-jauh hari? Kurang waktu untuk quality time, bahkan sekedar untuk menyenangkan diri sendiri saja masih merasa kesulitan.

Jika Anda merasa selalu kehabisan waktu untuk melakukan hal-hal produktif dan bermanfaat. Sementara orang lain dengan 24 jamx7 hari yang sama bisa melakukan hal lebih, berarti ada sesuatu yang kurang pas dalam kesibukan Anda di waktu tersebut.

Secara sederhana, manajemen waktu itu tentang skala prioritas. Mana yang penting, mana yang tidak. Mana yang genting, mana yang bisa dibuat santai. Jika kita bisa membagi hal-hal tersebut dalam aktivitas keseharian, maka secara bertahap kita akan bisa mengelola waktu menjadi lebih baik.

Tidak ada kata terlambat untuk menjadi orang yang bisa mengelola waktu. Bisa dilakukan perlahan dan bertahap, yang penting kuncinya adalah istiqomah, beberapa hal berikut ini bisa dilakukan agar kita semakin produktif.

To Do List
picsource: www.techrepublic.com
  • Buatlah To Do List sekaligus Skala Prioritasnya
    Pastikan Anda memiliki daftar apa yang harus dikerjakan, biar tidak plonga-plongo sepanjang hari tersebut. Jika masih sekolah atau kuliah, pastikan tugas-tugas sepanjang hari tersebut tidak ada yang terlewat atau tertinggal.

    Bagi yang sudah  bekerja, jangan lupa rencana jangka panjang dan jangka pendek di bulan tersebut, apalagi yang berurusan dengan orang-orang di luar kantor, jangan sampai terlewat karena itu akan menjadikan penilaian orang lain kepada diri Anda.

    Penting untuk memiliki list tugas yang harus dikerjakan hari itu, minggu itu, hingga di sepanjang bulan tersebut. Gunakan teknologi untuk mempermudah, dengan Google Calendar misalnya yang otomatis memberi notifikasi (pemberitahuan) tentang tugas yang harus Anda kerjakan pada hari tersebut.

    Jangan lupa untuk membuat skala prioritas, misal tugas Anda yang harus selesai hari Senin usahakan telah siap paling lambat pada hari Minggu, jangan malah mengerjakan kewajiban untuk hari Jum’at sementara yang hari Senin belum disentuh sama sekali. Usahakan untuk selalu mengerjakan hal yang paling sulit lebih dahulu untuk urusan pekerjaan, karena ini bukan ujian nasional.

    Selalu ingat, mana yang penting, mana yang tidak terlalu penting. Mana yang genting, mana yang bisa dibuat santai ketika membuat To Do List.

    have hobby
    picsource: www.joannastraussphotography.com
  • Milikilah Hobby
    Seseorang bisa jadi tidak produktif bukan karena tidak punya waktu lho, tetapi malah lebih seringnya terlalu banyak waktu kosong tetapi bingung hendak melakukan apa. Orang tipe seperti ini biasanya cenderung melalui hari di jalur aman. Menantang tidak juga, menyenangkan juga belum tentu.

    Cobalah untuk memiliki hobby, temukan dari sekarang. Hobby akan menyedot waktu, nah, saat waktu mulai terpakai, masukan hobby tersebut ke dalam daftar skala prioritas untuk mengisi waktu luang. Ingat, hobby harus produktif! (Bukan cuma hasil, tetapi memiliki dampak dan nilai pada diri kita secara personal ataupun manfaat untuk orang lain).

    Collaboration
    picsource: www.genomeme.ca
  • Kolaborasi Itu Menyenangkan
    Beberapa hal memang bisa dilakukan sendirian, tetapi beberapa hal yang lain akan lebih efektif jika dilakukan bersama-sama. Cobalah untuk menyelesaikan suatu tugas secara berjama’ah, secara hasil biasanya akan lebih baik. Secara estimasi waktu, akan lebih cepat terlaksana. Kolaborasi akan berdampak positif ke keseluruhan tugas dan rencana yang kita buat pada minggu atau bulan tersebut. Ini juga berlaku dalam hal lain lho, cobalah melakukan kolaborasi untuk urusan di luar kantor! Bisnis, komunitas, dan lain-lain.

    menunda
    picsource: affiliatewp.com
  • Berani untuk TIDAK MENUNDA
    Mohon jangan baper, karena ini bukan urusan pernikahan. Maksudnya tidak menunda adalah, hal-hal yang bisa dikerjakan hari tersebut, usahakan untuk selesai. Terutama untuk urusan ide-ide kecil tapi berpeluang besar yang muncul dalam otak kita. Ide-ide spontan semacam ini jangan sampai terlewat begitu saja. Jika tidak bisa segera eksekusi, minimal buatlah catatan kecil atau bookmark (jika menemukan di Internet) agar ide tersebut tidak menguap dan hilang sia-sia.

    katakan tidak
    picsource: comm100.com
  • Berani untuk mengatakan TIDAK
    Godaan untuk tidak produktif itu selalu datang ketika kita ingin mengelola waktu secara maksimal. Tidak selamanya hal menyenangkan itu baik untuk dituruti. Lihatlah manfaat dan tidaknya, apakah senang tersebut akan memberikan nilai tambah, ataukah hanya kesenangan yang benar-benar hanya senang. Hidup bukan hanya memburu senang bukan?

    picsource: irishexaminer.com
    picsource: irishexaminer.com
  • Isi Waktu Kosong dengan belajar
    Belilah buku (baru atau bekas) untuk tetap menutrisi isi kepala dengan materi berkualitas. Kesibukan yang terus menerus bisa menggerus daya nalar kritis kita jika tidak diimbangi dengan memenuhi asupan nutrisi keilmuan yang sesuai zaman.

    Jika beli buku terlalu mahal, browsing, atau sekedar melihat video-video di internet yang berkualitas, yang memiliki nilai dan bisa menyentuh – menyentil kita untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Waktu ibarat pedang, jika kita tidak mengelola dan menjadikannya “kawan” yang baik, ia akan menjadi sedemikian buas hingga sisa hidup yang terus berkurang ini akan dihabiskan untuk kesibukan dunia yang kadang terasa tak berujung. Yuk kelola waktu, yuk jadi pribadi yang bermanfaat. Entahlah, cara ini menyenangkan atau tidak, bagi saya personal sudah cukup menyenangkan. Karena bersenang soal waktu, tidak harus senang-senang 😀

Ingat, “Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.” (Al ‘Ashr: 1-3).

Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. (Al-Insyirah: 7)

Jakarta, 31 Juli 2016 | 9:17pm

1 COMMENT

  1. Seseorang bisa jadi tidak produktif bukan karena tidak punya waktu lho, tetapi malah lebih seringnya terlalu banyak waktu kosong tetapi bingung hendak melakukan apa.

    Kalimat itu makjleb, gw banget kata orang-orang. Masih di jalur yg aman, aman banget malah. Suka menunda pekerjaan, gak mau yg sulit2, kapan maju ya kalo begitu.

    Thanks atas sarannya, sekarangpun sedang mengambangkan hobby agar produktif, dua hobi sudah produktif, satu hobi lagi masih belum ketemu celahnya

LEAVE A REPLY