Contoh File EPS Yang Diterima Shutterstock

Join WhatsApp Group Yuk!

Sebagai ungkapan syukur karena target $5000 dollar sudah dilampaui, saya menyediakan WA Group untuk memudahkan pembaca dan calon kontributor untuk diskusi dan tanya jawab seputar Shutterstock. Silakan klik di sini untuk bergabung. 🙂

Terima kasih!

_________

sangpena.com – Alhamdulillah, akhirnya website ini kembali online setelah kurang lebih 2 pekan berturut-turut down karena kesalahan konfigurasi theme 🙁

Sesuai janji saya di berbagai postingan tentang Shutterstock sebelumnya, kali ini saya akan sharing tentang ekstensi file EPS yang diupload ke Shutterstock.

Banyak pemain pemula (seperti saya) yang bingung saat awal-awal bermain SS, antara ekstensi EPS 8 dan EPS 10, serta kapan menggunakan masing-masing ekstensi tersebut ketika membuat sebuah design.

Saya sendiri menggunakan EPS 8 saat membuat flat design yang tidak membutuhkan perlakuan dan efek khusus. Sedangkan menggunakan EPS 10 khusus untuk gambar yang memiliki efek, entah itu gradasi, shadow, dll.

Lihat gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya:

Contoh Ekstensi file EPS Shutterstock

design oleh sangpena

Pada file EPS 8 sebelah kiri, murni tanpa efek, flat design. Sedangkan file EPS 10 di sebelah kanan menggunakan efek di sekitar segitiga. Penggunaan efek ini untuk menciptakan kesan elegan dan sedikit “rasa 3D” dengan adanya bayangan di sekitar objek.

Biar makin semangat, lihat total earning saya di sini!

Untuk melihat lebih detail perbedaannya silakan download contoh file EPS pada link di bawah ini:

Download EPS 8 | Download EPS 10

Ukuran File EPS Shutterstock:

Pertanyaan ini sepertinya juga cukup penting untuk dijawab 🙂 . Saya biasanya membuat file baru (EPS) dalam ukuran 200×200 pixel, sedangkan saat disave JPG baru dinaikkan ukurannya ke 4000×4000 pixel.

Ukuran file EPS

Saat menyimpan pastikan melakukannya dengan cara save as for web, bukan yang Export. Strategi ini cukup efektif untuk menghemat kuota dan ukuran gambar + EPSnya,apalagi buat yang bermain di banyak Microstock sekaligus. Lihat selengkapnya di bawah:

Ukuran file JPG Shutterstock

Naikkan percent menjadi seperti pada gambar di atas. Jika muncul pop up, cukup klik YES saja. 

Yupp, mungkin ini dulu ya info seputar filenya, jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar biar makin rame 😀 semoga bermanfaat. Sampai jumpa di postingan-postingan berikutnya 🙂

 

sangpena

Penikmat sastra dan sains. Suka design grafis dan main biola. Menulis di sangpena.com adalah kesibukannya selain sehari-hari bisa ditemukan wara-wiri di seputar Kota Semarang. Ada pertanyaan? Hubungi di halaman kontak ya :)

16 Responses

  1. obay says:

    eps itu apa mas?bisa diasumsikan?

  2. Cecil says:

    bang, apa mesti pakai adobe ilustrator ? kalau pakai PS atau photoshop apakah bsa mas ??

    • sangpena says:

      untuk pembuatan vector biasanya di Adobe Illustrator atau Corel. Kecuali retouch foto (kalau main foto) bisa di PS, itupun paling cuma brightness 🙂

      Saran saya sih tetep pelan-pelan belajar Ai aja 🙂

  3. afrinia says:

    Utk file yg d save for web itu nanti ukurannya gak sampe 1MB ya mas? Apakah itu yg d upload brsama file eps nya?

    • sangpena says:

      Gk ada angka pasti setelah disave JPG mbak, tergantung tingkat kerumitan design, penting maksimal EPS + JPG tidak lebih dari 50MB (kalau gk salah) 😀 lama gk upload yang berat.

  4. wawan says:

    untuk export nya ke jpeg atau png mas yang bagus? dan di file warna,,cmyk atau rgb? makasih

    • sangpena says:

      Halo mas wawan, maaf baru bisa balas 😀

      Biasanya saya CMYK, tapi gk terlalu ngefek sih (kayaknya), gk terlalu memperhatikan betul. Saya untuk file export JPG semua 🙂

  5. wawan says:

    mas kenapa saat saya ketik di kolom percent width dan height nya ikut angka yang saya ketik di percent?
    gambar punya mas di atas kok 4000 nya gak berubah?

    • sangpena says:

      hehe, pasti ikut berubah mas. Coba dicermati, file EPS saya aslinya 200×200, pas save as for web dinaikkan 2000% = 4000×4000 pixel 🙂

      Itu berubah kok, selamat mencoba 😀

  6. rizki says:

    kalo buat yang desain di corel gimana ?

    • sangpena says:

      sampai saat ini belum pernah pakai Corel pas main Shutterstock. Mungkin tetep sama, kan Corel bisa save ekstensi EPS, hanya saja (kata teman) harus dibuka lagi di Ai untuk kemudian save as lebih spesifik (EPS 8 atau 10).

      Gitu 😀

      • rizki says:

        repot juga ya, mending langsung pake AI. Saatnya hijrah :v

        • sangpena says:

          iya, memang lebih baik belajar Ai sekarang, Corel masih menarik, tapi untuk main di marketplace Global kayaknya lebih banyak di Ai.

          Untung setting EPS, pas save as type: pilih EPS Illustrator – klik save >> nanti muncul pop up “EPS Option” pada bagian version, klik sampai muncul dropdown: di situ bisa pilih EPS 8 atau EPS 10. Selamat mencoba!

  7. Radhi says:

    Klo mau upload ke shutterstock filenya dalam bentuk jpg,png atau eps?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dog