Mengajarkan Anak Berjilbab Sejak Dini

Mengajarkan Anak Berjilbab Sejak Dini

835
0
Mengajarkan Anak Berjilbab Sejak Dini

sangpena.com | Artikel berikut ini merupakan tulisan Parenting Islami dari situs abiummi.com | semoga bermanfaat untuk pembaca sekalian.

Bagaimanakah parenting islami mengajarkan anak berjilbab sejak dini? Abi dan Ummi tentu telah mengetahui tentang hukum dari berjilbab bagi seorang muslimah. Ya, benar bahwa hukumnya ialah wajib. Hukum ini berlaku ketika anak perempuan telah mencapai masa balignya. Oleh sebab itu, dalam parenting islami, orang tua wajib mengajarkan anak untuk berjilbab. Namun, cara yang orang tua terapkan dalam mengajarkan anaknya untuk berjilbab seringkali belum tepat. Banyak orang tua yang baru mengajarkan anaknya untuk berjilbab ketika mereka sudah tumbuh menjadi dewasa. Apakah hal ini salah? Tentu tidak, tetapi belum tepat.

Alangkah baiknya apabila orang tua mengetahui cara parenting islami untuk mengajarkan anak berjilbab sejak dini sehingga mereka dapat menerapkannya. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta sang anak terhadap jibabnya. Tak hanya itu, sang anak juga dapat mengetahui sedari dini bahwa jilbab ialah salah satu identitas dari seorang muslimah yang harus selalu mereka jaga. Tak hanya sekadar mengajarkan hal itu, orang tua juga harus memiliki kemampuan untuk melatih anak-anaknya berjilbab dalam kesehariannya. Dengan demikian, mereka akan terbiasa memakai jilbab sejak kecil dan kelak ketika mereka sudah dewasa, mereka tidak akan merasa asing lagi dengan jilbab.

Berikut ini cara parenting islami untuk mengajarkan anak berjilbab sejak dini.

1. Kenalkan Anak Pada Pakaian Muslimah

Cara yang dapat dilakukan dalam parenting islami, yaitu mengenalkan anak berjilbab sejak dini. Orang tua bisa mengenalkan jilbab sejak mereka masih kecil dengan cara membiasakan mereka untuk memakai pakaian muslimah secara bertahap, seperti memakaikan kerudung dan baju panjang. Tidak perlu setiap saat, lakukan saja ketika mereka keluar rumah atau saat berpergian. Dalam hal ini, penting bagi orang tua, terutama Ummi, untuk memilihkan bahan yang cocok untuk sang anak. Pilihkan bahan yang mudah menyerap keringat sehingga membuat anak tidak gerah dan nyaman ketika memakainya.

Pilihkan model pakaian muslimah sesuai dengan kesukaan anak agar anak senang memakai pakaian muslimah dan berjilbab sejak dini dalam kesehariannya. Orang tua dapat memilihkan model, warna, dan motif yang anak sukai, tetapi tetap sederhana dan tidak berlebihan. Seperti yang telah kita ketahui bahwa perkembangan fashion muslimah sangat berkembang pesat, tidak hanya untuk kalangan dewasa, tetapi juga kalangan anak-anak. Hal ini tentunya dapat dimanfaatkan oleh orang tua untuk memilih model yang tepat untuk anaknya.

2. Berikan Motivasi dan Pujian Pada Anak

Berilah motivasi dan pujian pada anak. Untuk anak bayi atau balita, mungkin mereka belum mengerti manfaat dari berjilbab itu seperti apa atau ketika orang tua memberikan motivasi dan pujian kepada mereka. Namun, ketika anak tumbuh besar, mereka akan mulai bertanya-tanya kegunaan dari berjilbab. Dalam parenting islami, jelaslah di sini terdapat tugas orang tua untuk dapat memberikan penjelasan kepada sang anak yang tentunya harus disesuaikan dengan usia dari anak tersebut. Memberikan motivasi dan pujian kepada anak juga perlu dilakukan agar anak merasa bahwa yang mereka lakukan merupakan suatu hal baik, seperti “Kamu anggun sekali, Nak, memakai jilbab ini. Ummi bangga sama kamu. Dipakai terus ya jilbabnya kalau keluar rumah!” atau “Allah pasti sayang sekali sama kamu, Nak, karena kamu mau menuruti yang sudah Allah perintahkan untuk anak perampuan, yaitu berjilbab.” Dengan demikian, anak akan termotivasi dan senang untuk selalu berjilbab

Beri Pemahaman Tentang Jilbab

Ajarkan anak bahwa berjilbab ialah perintah Allah. Ajarkan kepada anak bahwa berjilbab sepenuhnya harus diniatkan karena Allah, bukan sekadar untuk pujian dari orang lain saja. Sampaikan pada mereka secara bertahap dan lembut bahwa Allah akan terus melihat yang mereka lakukan dan Allah sangat mencintai wanita yang berjilbab karena Allah. Tanamkan hal ini sedari dini dengan menggunakan pendekatan parenting islami yang tepat. Dengan demikian, mereka akan terbiasa berjibab semata karena Allah, bukan sekadar untuk pujian orang lain. Dalam parenting islami, tentu hal ini penting untuk diterapkan.

Ceritakan berbagai kisah motivasi islami mengenai keutamaan berjilbab. Orang tua dapat menceritakan kisah-kisah wanita berjilbab dari zaman nabi sampai zaman sekarang yang tentunya akan membuat sang anak termotivasi dan menjadikan para wanita salihah tersebut sebagai teladan dalam hidupnya. Dalam parenting islami, hal lain yang juga penting ialah sang anak harus mendapatkan contoh atau teladan nyata dalam hal berjilbab dari ibunya sendiri. Hal ini karena sang ibu ialah sosok wanita yang selalu berada di samping anak dan tentunya akan sangat memengaruhi kebiasaan anak.

Sesekali Berikan Reward Pada Anak

Sesekali berilah hadiah atau reward kepada anak karena telah rajin dan semangat dalam bejilbab. Namun, orang tua harus selalu mengingatkan anaknya bahwa hadiah terbesar yang kelak akan mereka dapat atas ikhtiar mereka dalam berjilbab ialah hadiah dari Allah, yakni surga. Dengan demikian, sang anak semakin termotivasi utnuk dapat dicintai Allah dan menggapai surga-Nya.

Carikan Lingkungan Yang Baik Bagi Anak

Pilihkan lingkungan yang baik untuk anak. Ketika orang tua hendak membiasakan sang anak untuk berjilbab, pilihkanlah lingkungan yang baik untuk mereka. Lingkungan yang dapat menambah kecintaan mereka terhadap jilbab atau lingkungan yang dapat memberikan motivasi untuk anak dalam berjilbab, seperti pilihkan dengan siapa sang anak terbiasa bermain dan belajar bersama. Ketika sang anak bertemu dengan teman-temannya yang berjilbab, mereka akan sangat senang dan termotivasi untuk memakai jilbabnya. Jika tidak, dikhawatirkan secara perlahan mereka akan terpengaruh dengan kebiasaan teman-temannya yang tidak berjilbab. Dalam menerapkan parenting islami,  sudah sepatutnya orang tua memilihkan lingkungan yang baik bagi sang anak. Pilihkan mereka tempat yang berilmu ,seperti majelis pengajian anak-anak dan sekolah islami. Setelah itu, ajarilah anak berjilbab sesuai dengan aturan Islam. Orang tua wajib mengajarkan anaknya untuk berjilbab yang sesuai dengan ajaran Islam, yakni jilbab syari. Ajarkanlah hal ini secara bertahap. Namun, akan menjadi wajib hukumnya ketika anak telah masuk dalam usia balig untuk menggunakan jilbab secara syari.

Inilah beberapa cara parenting islami untuk mengajarkan anak berjilbab sejak dini. Hal ini menjadi penting sebab hal-hal yang dilakukan sedari kecil akan menjadi suatu kebiasaan di waktu mereka tumbuh menjadi dewasa. Jika cara ini dilakukan dengan penuh keikhlasan dan kedisiplinan, insya Allah orang tua akan mendapatkan hasilnya. Bukankah termasuk ke dalam suatu hal yang membahagiakan ketika yang telah orang tua ajarkan itu diamalkan oleh anak-anaknya? Akan ada banyak pahala yang mengalir kepada orang tua tersebut, tidak hanya di dunia, bahkan sampai ketika orang tua tiada. Seperti yang telah Rasulullah saw. sabdakan sebagai berikut.

إِذَا مَاتَ ابْنُ ﺁدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ:صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ,أَوْعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ,أَوْوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْلَهُ

Jika anak cucu Adam mati, terputuslah semua amalannya, melainkan tiga hal: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya,” (H.R. Muslim).

Semoga Allah memberikan para orang tua kemudahan dalam mendidik anak sehingga anak-anaknya dapat menjadi anak yang saleh dan salihah. Amin.

= = =

Jika artikel ini bermanfaat, bantu share yuk! Semoga jadi amal shalih.

LEAVE A REPLY